Hello, udah pada tau dong sama game yang satu ini? Ya inilah:
Suikoden (bahasa Jepang: 幻想水滸伝, Genso Suikoden) atau dikenal dengan sebutan Suikoden I adalah sekuel pertama dari seri RPGSuikoden yang dikeluarkan oleh Konami. Game ini dikeluarkan untuk konsol PlayStation tanggal 15 Desember1995 di Jepang. Versi bahasa Inggrisnya dirilis di Amerika Utara setahun kemudian dan di Eropa sekitar bulan Maret pada tahun yang sama. Tiga tahun kemudian 1998 versi Sega Saturn kembali dirilis, namun kali ini hanya untuk kawasan Jepang saja.
Nah ke 108 Bintang itulah yang membuat game ini menjadi seru untuk dimainkan, dan juga alur cerita yang seru, disertai mini game yang mewarnai alur permainan. Ini adalah penjelasan dari suikoden itu sendiri:
Pengalaman penulis dengan game ini bermula sewaktu SD, ia dipinjami kaset game PS1 milik temannya. Namun seiring waktu akhirnya temannya memberikannya kepada penulis, game itu adalah Suikoden 2. Penulis memang belum pernah memainkan Suikoden 1 di PS karena selain itu kaset lama, kaset itu sulit dicari dipasaran. Sama halnya dengan kaset PS seri "Red Alert: Retaliation" yang umurnya sama dengan penulis sendiri. Red Alert itu game hebat yang terus bekembang hingga di PC dsb. Oke, karena ini tentang Suikoden maka penulis BTT.
Suikoden 4, pernah dimiliki oleh tetangga penulis. Game ini telah dimainkan di konsol PS2, dan penulis sebal dengan teman penulis karena main game ini aja nggak ngerti padahal temannya telah SMP (perlu diingat penulis menamatkan memainkan game-game RPG Adventure Strategy or bla-bla-bla itu waktu SD. Jadi kesal liat anak yang udah SMP aja kok ga bisa). Memang di Suikoden 4 berbeda dengan Suikoden 1,2 yang penulis mainkan (suikoden 1 penulis mainkan di PC via PS emulator). Karena saat itu tidak punya PS2 hingga sekarang ini, maka penulis menunggu PS2 emulatornya aja deh dan berharap ada suikoden 3,4,5 untuk PC (PS2 emulator memang sudah ada, tetapi penulis belum faham mencari partnya, kalo ada yang tau boleh dong share info-nya \smile).
Berhubung suikoden merupakan lawan FF as Final F**tasy di dunia game, penulis lebih memilih Suikoden. Karena pendapat penulis, game ini lebih ke strategy dan petualangan pencarian temannya as ke-108 bintang itu lebih menarik ketimbang FF yang petualangannya lebih kepada Action. Suikoden juga mempunyai berbagai ending yang berbeda sehingga membuat penasaran, hingga membuat kita menamatkannya beberapa kali.
Semoga ada rilisan game ini untuk versi PC ya!! Tidak selalu di konsol
Ok waktu malam itu biasanya pikiran penulis melayang kemana-mana memikirkan hal yang sedang terjadi, hal-hal yang telah berlalu, hal-hal yang mungkin terjadi di akan datang. Nah, bermula dari memikirkan hal-hal tersebut penulis terpikir untuk membuat dunianya sendiri, wilayah sendiri as privacy territory.
Siapa sih yang gak mau punya kamar pribadi milik sendiri?? Tentu hampir semuanya mau, kecuali orang yang phobia tempat sepi mungkin ya..? Berhubung dengan kamar, penulis pun merealisasikan keinginan-keinginannya dalam sebuah kamar ini (feels like "Makes A Heaven")~ \m/
Ok, awalnya untuk membuat sebuah kamar impian ini kita benar-benar ditekankan dengan apa keinginan kita dan yang pasti diwujudkan dengan kesimple-an << ada gak sih dikamus b.ind, kesimple-an? \stupid
Simple disini adalah benar-benar berbentuk padat/nett, tidak lagi berbentuk bruto(masih ada kotor-kotornya).
Ex : seorang cewe' ingin kamarnya berisi tas/ kosmetik kesukaannya. Namun karena cewe' itu bersifat Ga punya kantong as konsumtif as kejamnya "BOROS" \laugh. Ya ruangan tersebut penuh dengan kosmetik/tasnya baik di lemari, di meja, di kolong, di tong sampah kalo bisa, bahkan selagi ada tempat bisa ditaruh, sehingga septictank rumah mungkin penuh dengan barang tersebut. \lol (ini hanya contoh loh ya, pembaca yang wanita gak seperti ini kan? \smile)
Well, ini adalah hasil kamar impian penulis:
Hak cipta pribadi, tidak diizinkan mengcopy. Musti cantumin nama pembuat.
Nah, dari gambar tersebut penulis memuat senjata. Karena penulis memang tertarik dengan senjata. (mungkin yang paling terwujud adalah senjata AirSoftGun ya. Karena kalo asli dipajang-pajang nanti diambil orang jedar-jedor, penulis yang kena getah).
Memuat lemari buku karena penulis memang senang membaca buku, terutama buku komik, buku psikologi umum, buku kemiliteran, buku porno.. lho?! .
Memuat meja PC karena PC merupakan salah satu indra penulis layaknya tangan dsj.
Memuat meja belajar, sebenarnya itu tidak sepenhnya meja belajar karena itu diniatkan sebenarnya untuk meja pekerjaan senjata (bongkar, pasang, ngutak-atik lah simplenya). Namun karena belajar itu juga diperlukan, maka penulis membuatnya menjadi meja belajar juga.
Memuat rak model gantung itu fungsinya untuk menaruh barang-barang lainnya, seperti handgrip, kartu YGO, dsb lah.
Sedang tanda Y as Peralatan lain, itu bisa seperti golok, samurai, double stick, stick golf, celurit, cambuk, gir motor, pedang, keris, kujang, sumpit, rantai kapal. << maaf ini agak ngaco, sebenarnya untuk barbel. Mungkin bola juga, yah you know lah bisa apa aja sih sebenarnya.
Oke, berhubung terbatasnya waktu penulis, penulis akhiri ya..
Gambar selanjutnya adalah orang menggunakan kemeja putih yang sedang termenung di dalam sebuah gedung entah mengapa. Bayangan gambarnya udah ada di otak, tinggal merealisasikannya..)
Kali ini penulis akan menuliskan, tentang pengalamannya dengan YUGIOH.
Yu-Gi-Oh memang populer sejak lama, penciptanya Kazuki Takahashi menciptakannya tahun 1996. Namun seiring perkembangannya sekarang permainan Yu-Gi-Oh mempunyai banyak versi : )
Gak usah lama-lama, langsung aja. Ini bermula dari penulis yang waktu itu sering bermain PS1 (PlayStation 1) dirumah teman. Maklum waktu itu belum punya PS. Suatu hari, teman membeli kaset game bernama Yu-Gi-Oh. yang serinya waktu itu Forbiden Memories. Nah sewaktu memainkan ini teman penulis kesusahan karena kartunya ecek-ecek as lemah semua dibanding dengan kartu musuh disana. Karena gak ngerti, penulis mengamati saja hingga lama, bosen ngeliatnya ini orang kenapa ga menang-menang. Penulis ambil sticknya, terus bilang gantian! Karena tahu musuh mengkombinasikan monster dengan monster, penulis penasaran dan memencet semua tombol di stick bagaimana cara mengkombinasikan monster. Setelah ketemu akhirnya kami seperti orang nemu lahan emas yang belum digali seorangpun. Senang banget, sampai-sampai bikin panduan kombinasi dengan mencatat semua gabungan-gabungan di kertas folio bergaris. Main game yang satu ini gak ada bosennya, karena bisa juga membeli kartu kuat dengan semacam point yang didapat dari musuh dengan memasukan kode kartu asli(real) tapi imitasi yang waktu itu si dibeli di tukang mainan anak kecil atau biasa disebut tukang agar-agar ditempat penulis.
Well, disekolah pun penulis dan beberapa temannya yang mempopulerkan TCG(Trading Card Game) game yang satu ini. Kelas 5 SD kalau tidak salah waktu itu. Dan penulis terobsesi dengan monster bertype Dragon, makanya penulis dipanggil Dago oleh teman akrab waktu di SD. Dragon, kepleset anak cadel Dagon, kedenger orang budek jadi Dago (kaya nama warung makan)\lol.
Tetapi dari semua, penulis paling tertarik dengan Katsuya Jonouchi as Joey Wheeler (vr USA) as Jono (vr Swedien/ Swiss. i forgot). Dia adalah teman baik karakter utama, dan termasuk karakter utama juga. Permainan kartunya yang bisa dibilang keberuntungan pemula di permulaan film/ komik Yu-Gi-Oh. Namun seiring perkembangan cerita, ia menjadi sosok duelist yang tangguh dan kuat serta memukau dengan will-nya(keinginan, kehendak, kemauan, something like filling what you want). Dan kartu andalannya Red Eyes Black Dragon juga adalah monster favorite penulis. Sayang sebagai karakter penyokong karakter utama yang asli, ia pasti selalu dibuat kalah saat berhadapan dengan karakter utama. Kecuali di akhir season Battle City, dimana ia kehilangan kartu Red Eyes dan mencoba untuk menjadi duelist yang sejati. Di akhir Battle City ia bertarung dengan Karakter Utama demi merebut kembali Red Eyes miliknya.
Sekarang ini sudah kurang lebih 7-8 tahun lamanya sejak penulis bermain TCG YGO. Namun tidak berarti ini menjadi suatu kemunduran, karena penulis tetap menghobi permainan ini, baik asli atau versi gamenya \smile.
Penulis ingin sekali mengoleksi kartu-kartu TCG YGO lagi. Mau yang asli atau tidak kek bodo amat, yang penting punya dan sejelek-jeleknya imitasi cari yang paling asli ya.. \laugh. Namun sekarang sudah tidak ada tukang agar-agar lagi, mungkin sudah mati dimakan zaman ke'a. Udah bukan zamannya lagi.. Masa musti ke toko beli kartunya, mahal.. Yang asli apalagi bisa sampai 200ribu 1 deck as kira-kira 40 kartu.
Btw, penulis pernah punya pengalaman shock abis dengan YGO ini. Jadi waktu masih SD hampir tiap hari pulang dengan kartu baru, jadi ceritanya panulis keasikan bermain kartu ini sampai seharian bisa, gak belajar, gak sholat, gak inget lagi ga ngapain.. nah, yang jelas nyokap marah. Terus waktu penulis mandi, tiba-tiba dari kamar mandi kok nyium bau bakar-bakar. Penulis bertanya kepada nyokap: "Bakar sampah ya?" tetapi tidak dijawab. Bodo amat, lanjut mandi.. selesai mandi mau liat kartu lagi, kok ga ada di mana-mana. Langsung sadar wah pasti yang tadi dibakar, langsung ke TKP bau berasal dan bener kartu penulis yang banyaknya waktu itu nyaris 1 kantong plastik hitam ukuran sedang(kurang lebih ada sampai 400-500 kartu) dibakar, langsung teriak-teriak histeris. Ngambil plastiknya, bongkar-bongkar smuanya dan menyelamatkan yang masih dapat digunakan, dan dari kartu itu kebanyakan kartu langka(baik asli/imitasi maupun di PS1) seperti Baby Dragon, Time Wizard, dan beberapa yang langka dan tidak ada di PS1 juga hangus terbakar. Shock langsung nangis akhirnya. << bagaikan orangtuanya yang meninggal, sampai kejer. \lol
(waktu kelas 5 SD)Berbeda dengan teman-temannya yang selalu membeli kartu dengan kekuatan tinggi serta pertahanan tinggi, penulis sudah berpikir kenapa bintang bintang(level disebutnya) tiap monster berbeda dan ada efek-efek khusus, yang dituliskan dengan bahasa inggris tentu saja. Bahkan ada beberapa yang berbahasa Cina. Pasti ada yang beda nih sama permainan PS1 nya yang permainannya monster terkuat = menang, ga peduli itu lvl brp, type apa, jenis apa. Well buat pembaca yang belum tahu YGO pasti pusing baca ini semua \laugh. Ternyata permainan yang sekarang itu dengan mengorbankan monster kecil untuk memunculkan monster lvl tingkat menengah atau tinggi. dan dibutuhkan lebih otak dari otak anak SD penulis diwaktu itu, sekarang aja penulis masih ada yang kurang mengerti dengan beberapa yang baru.
Ngomong-ngomong penulis masih ingat pasti mayoritas monster YGO PS1 yang berjumlah 768 kartu dengan atk/def-nya, cara gabungannya tanpa harus melihat kartas folio bergaris konyol waktu itu, meski sudah tidak punya PS1 lagi \laugh. Memang kalo dengan yang kita senangi menjadi lebih mudah diingat ya, daripada belajar.. pasti beberapa hari kemudian aja sudah lupa. \lol
Oh ya, penulis akhir-akhir ini baru bermain YGO Duel Accelerator Online atau YGO OL 3, sayang untung membeli kartu harus dengan mengisi credit point yang disebut BossterPass atau BoosterPack atau melawan NPC hingga beberapa kali yang sangat rumit dan cuma mendapat 1 kartu random. Harga BossterPass tentu tidak murah, paling minimal 50 ribu rupiah bisa habis untuk membelinya. Tetapi kalau mendapat kartu langka dijual kembalinya bisa tinggi bahkan melebihi harga membeli boosterpassnya. ~($o$~) d`qdq,
Dan ini adalah salah satu rekaman penulis bermain YGO OL
Sayang hingga saat ini Indonesia tidak masuk kedalam beberapa negara yang mendukung YGO OL dimuka dunia, meski beberapa negara tetangga, dan salah satu negara yang saya benci sudah menjadi negara pendukung.
Meski begitu, ada salah satu publiser game dari Indonesia yang mencoba memintanya. Tidak tahu deh akan diterima atau tidak, masalahnya YGO OL ini atas nama KONAMI di seluruh dunia.
(Tengah malam hari belum lama, kalo ga salah sabtu/minggu)
Kepikiran sama seseorang yang bahkan aku sudah tidak ingat namanya, kaya gimana wajahnya. Ya, ia adalah saudari* anak almarhumah teman kantor Ibuku. Kami hanya sempat berjumpa beberapa hari, itu juga waktu liburan dimana aku ikut kekantor Ibu. Namun meski hanya sesaat masih teringat hingga sekarang. \smile
Ia tidak tinggal di sini, tetapi di pulau lain. Well, dihari itu aku memang kekantor ibuku dengan 1 niat(MAIN). Aku masih ingat ketika itu ia datang dengan saudarinya yang bernama Ramah(bukan nama asli). Ok, well.. berhubung udah jadul ini ingatan di otak, jadi dipersingkat ke hal yang masih cukup diingat.
Sewaktu kecil aku memang sering datang kekantor ibuku untuk bermain game PC (waktu itu DOOM, F1, sejenis Flinston, Aladin, Ninja, dll. Dan paling bt ada game Barbienya.. pernah nyoba main, kerjanya dandan mulu najis.) entah itu komputer pentium berapa 2/3 karena gamenya masih bertype BIOS, mesti masukin keyword macem2 yg udah g inget. But, ko jadi OOT.....? BTT-BTT!!
Aku masih ingat ketika tengah bermain game kami bertengkar, karena aku diganggu terus. Mungkin lucu kalo dilihat sekarang diriku waktu itu. Udah dateng numpang main, mondar-ir, berantem lagi di tempat kerja, ganggu orang yang kerja aja \lol. Dan hari itu dikantor jadi agak perang dingin, karena anak dikantor ada 3. Aku, Ramah, dan Dia. Jadi saling rebut Ramah buat teman main (look like west with liberalism, and east with communism) -__-
Oh iya, ia tidak terpaut jauh lho usianya denganku. Dia hanya berjenjang kelas 1/2 dibawahku, jadi kemungkinan sama umur 50%. Terus gak inget, gak inget.. Ingetnya aku sedang dirumah Ramah, entah dihari yang sama atau tidak, kali ini kami berbeda, kami bermain bersama. Itulah kenangan ingatan terakhir yang aku ingat.
Well, selang beberapa waktu kemudian hari/minggu/bulan/gak sampe tahun yg jelas. Aku diberitahu oleh Ibuku kalau ternyata Ia suka kepadaku. Namun seperti anak kecil biasa, aku menanggapinya dengan "......ha?, lalu melengos main lagi" (dari kecil paling males kalo udah jadi monyet. hayo, ngerti ga? permainan kata ini.. gak tau? monyet yang dimaksud adl. cinta monyet as cinta2annya anak kecil)
Tapi baru terpikir setelah cukup dapat mengerti, mengapa waktu itu ia menggangguku bermain PC, meledek, ngerecokin hari-hari biasa ku kekantor Ibu <(>o<)>
Mungkin ia hanya ingin bermain denganku, mendapat perhatianku..(?). (^~^ ")??
Kak etoS: Anak kecil itu butuh perhatian, anak autis juga terutama..
Someone from somewhere: hah? jadi Ia anak autis??
Kak etoS: Tentu saja tidak, kan cuma ngasih perumpamaan. (+_+)
TS: Woy! Gw penulis disini. Jangan ganggu lapak, pergi kau!!
Btw, waktu terus berjalan..(recom. song listen SID Punk Hari Ini) \lol . Kejadian dalam kenangan ini telah berlalu bertahun2 lamanya, karena aku sendiri waktu itu masih dibangku sekolah dasar entah kelas berapa. Yang jelas belum kelas 5/6, mungkin 2/3/4. Karena waktu kelas 5&6 skemanya tidak sama dengan kelas sebelumnya. Tetapi masih teringat saja kenangan dirimu, hey "Penganggu hari libur!!" :P
p.s: Semoga tetap sehat, dan baik-baik saja disana. Penasaran pengin liat kaya gimana sekarang ini. \laugh
*) saudari yang dimaksud adl. anak dari kakak/adik orangtua
Hello everybody, here i want to tell about my favorite.
First, please me to say Check it out! : )
*Car
Mitsubishi GTO 3000GT
*Plane
F 16. Fighting Falcon
*Sniper
Dragunov SVD/ their series
*SMG
MP5SD / mp5 series
*Character Comic
Itachi Uchiha. from comic Naruto
*Monster in Yu-Gi-Oh
Red-Eyes Black Dragon & their series about R.Eyes
*someone who i wanna be
Saad bin Abi Waqqash. Sahabat Rasul
Well, di atas adalah beberapa favorite saya. Tapi saya ga pernah favorite motor// Menurut gw motor itu biasa aja, gitu2 doank. Paling2 yang gw favorite-in pembalap GP yg g pernah jd nomor 1. Yah ini dia favorite gw:
Dani Pedrosa
Mungkin karena namanya sama, jadi favorite \lol. Well, berhubung waktu nulis ini saya jadi ingat film series Thin Blue Line. Saya jadi ingat pelawak favorite saya, yaitu:
Rowan Atkinson a.k.a Mr.Bean
Ya, orang yang satu ini memang menjadi pelawak favorite saya sepanjang dari pertama melihat hingga hari ini. Tipikal orang yang saya kagumi, karena dapat berakting bodoh sekali meski di kehidupan nyatanya ia bukanlah seperti itu. Saya pikir ia orang yang pintar, terlihat dari tatapan matanya yang dalam as orang yang terus berfikir.
Ok, don't want to talk much. I beg leave, See ya in next entry ~
Udah lama bgt gak buka blog, jadi inget minimal gw harus update 2x dalam 1 bulan.
So, in this time i will tell a story about night.
Night, night, and night. Malam emang paling asik buat anak-anak muda. Tentunya penulis juga senang, karena memang masih muda : )
Tapi tahukah kalian kalau malam hari menjadi mimpi buruk ?
Yup, itu yang dialami penulis ini. Waktu liburan memang merupakan waktu yang paling mengasikan karena dapat bebas pergi kemana-mana, tidak terikat sekolah dsj. Tapi itu hanya di awal, karena penulis sudah terserang penyakit yang paling mengganggu dalam liburan.. Ya, dapat diduga itulah penyakit insomnia. Penulis menjadi tidak dapat tidur dimalam hari dan tetap terjaga hingga pagi bahkan siang, dan kemudian jika sudah di ambang waktunya ia akan tertidur dengan sendirinya dan seperti orang mati. Dibangunin pake apa aja juga gak bangun, kecuali di gebukin sama bokapnya : D
Ya, itulah mimpi buruk liburan yang sering menyerang penulis. like a "Zombie"
Btw, malam hari meski dirumah depan belakang kuburan dan ada kebon pun biasa saja. Tak ada yang mengganggu, bahkan penulis sering ngakak gede/ nyanyi2 ke org gapunya dosa tengah malam. gak selamanya insomnia itu buruk kok. (mungkin seharusnya penulis manfaatkan insomnia ini dengan nyambi kerja jadi hansip : ) . terutama dikomplek yang ada malingnya, bisa sewa saya. << haha udah kaya cowo' panggilan (bisa sewa saya))
Well, gw kangen juga ngumpul teman-teman lain tetapi insomnia ini bikin gw ga' bisa beraktivitas siang hari. Pasti tidur dengan pulas.