Senin, 27 Juni 2011

Dead against thieves

Fyuh, mimpi kali ini lagi-lagi mimpi tentang kematian diri sendiri.. langsung aja

Mimpi, waktu itu ada suatu urusan kesekolahan tentang semacam program pelatihan khusus. (disini gw sudah lulus SMA, tp lokasi sekolahanya mengambil bentuk SMP gw entah mengapa).

      Disekolahan, bertemu dengan gerombolan anak-anak kelas gw waktu kelas 2 SMA yang sering meledek gw. Benarlah sampai sana gw diledek terus-menerus tiada henti. Speechless sebenarnya gw hanya ingin bertanya kepada salah satu orang dikumpulan itu. Selesai bertanya gw ya mencoba pergi dari tempat pencacian itu, tetapi didalam hati sesungguhnya gw sangat kesal. Seandainya disana ada sebuah samurai ingin rasanya menebas semua kepala-kepala mereka sehingga mereka tidak bisa mengolok orang lain lagi. Namun apalah guna, seperti biasa gw berdoa kepada allah, dan do'a gw kali itu adalah : "Ya allah, buatlah mereka menjadi orang yang lebih baik mesti itu nanti dalam waktu yang lama atau singkat sehingga tidak menyakiti hati orang lain lagi, biarlah ambil dosa-dosaku (untuk mereka) sebagai ganti memperolok diriku ya allah, hamba tidak akan mengampuni mereka semua hingga nanti mereka yang meminta maaf kepada hamba terlebih dahulu ya allah."


~Sebelumnya gw dan keluarga baru kembali setelah pergi lumayan lama (berhari-hari). Tentu saja rumah sewaktu ditinggal dalam keadaan kosong.~
   
      Seusai pulang dari sekolah (entah mengapa waktu itu malam). Gw melihat ada yang tidak beres, salah satu pagar rumah "belah" terdapat bekas seperti terpotong. Melihat jendela yang salah satunya "belah" juga. Sedang posisi pagar dan jendela itu tepat membentuk garis lurus (terpikirlah kalau ada sesuatu yang enggak beres). Seperti biasa Ibu gw sedang membereskan rumah (kalau libur biasanya ia sering membereskan rumah), setelah diberitahu dengan memperlihatkan tanda pemotongan tersebut terpikir kalau itu bekas adanya upaya penjarahan rumah (pencurian) tetapi melihat isi rumah masih dalam keadaan bersih, terlalu bersih bahkan, tidak terlihat ada upaya pencurian barang seperti TV, dsb.


     Tidak lama, tiba-tiba dari jauh datanglah dua orang pria berboncengan dengan sepeda motor. Salah seorang segera menerobos masuk dengan menodongkan sebuah revolver (entah revolver apa warnanya hitam, seperti revolver rakitan biasa yang ukuranya ga pasti). Membentak sambil menodongkan revolver itu, pria tersebut (belakangan kita sebut dia "no.A" , sedang yang membonceng "no.B") meminta uang dan perhiasan, semuanya kalau bisa dalam waktu yang singkat as sambil membentak "CEPAT!!". Ibu segera pergi, sedang gw masih keadaan tertodong. Posisi no.A semakin dekat, semakin dekat dengan gw.. dan seakan itu pula gw bergerak secara tiba-tiba mencoba merebut revolver dari tangannya dan DOR! sebuah peluru melesat tidak terarah(kaku, kesanya dalam pikiran gw. Dalam jarak segitu ia tidak berfikir kalau sewaktu-waktu gw bertindak gegabah). Setelah tembakan pertama, kami masih berebut revolver namun betapa no.A mencoba melepaskan tanganya dari genggaman gw ia beberapa kali menekan "pelatuk?"(apa sih namanya gw lupa pencetan untuk menembak) namun tidak keluar lagi suara tembakan, hanya berbunyi ctik.. ctik.. seperti motor matic habis dipakai.

     Setelah tahu tidak ada lagi peluru dalam revolver itu (setahu gw revolver umumnya berpeluru maks 6-8/10) gw semakin semangat merebut pistol itu dan merobohkan no.A . Tidak berapa lama ia berhasil gw robohkan, dalam keadaan tengkurap dengan salah satu tanganya gw tahan seperti ingin mematahkanya, dan revolver tentu saja telah dipegang.

gw diatas menahan tangan no.A yang sedang posisi tengkurap

     Setelah berhasil melumpuhkan no.A Ibu gw keluar dengan tidak membawa apa-apa tentu saja (mungkin dikiranya anaknya mati tertembak). Kemudian gw meminta Ibu untuk menghubungi polisi, namun tidak terhubung, dan Ibu tetap mencobanya. Sedang no.A mengetahui hal tersebut tiba-tiba ia meminta maaf, memohon ampun agar tidak dijebloskan kedalam tahanan karena ia melakukan hal ini karena terpaksa oleh keadaan ekonomi, sambil menangis (sepertinya) ia mengatakan bahwa ia butuh uang untuk anak-anaknya. (well sebenarnya sih bodo amat, siapa suruh mencuri?)

     Tidak lama, datanglah kembali no.B namun kali ini dia membawa serta seorang lagi dibelakangnya (no.C kita sebut). Melihat itu, gw menyuruh Ibu segera pergi kekamar dan bersembunyi sambil terus mencoba menelpon polisi. Sedang gw akhirnya melepas tangan no.A sambil berharap dalam hati (moga-moga lu bantuin gw lawan no.B& no.C). Sambil pergi kedalam bagian rumah lainnya mencari alat pertahanan diri, gw melihat stick golf (aslinya ga ada dirumah) dan mengambilnya. Masuklah no.B & no.C , sedang no.B membantu no.A berdiri no.C mencari gw kedalam (ia  membawa rifle ditangannya dengan tipe lever-action). 

     Mencoba menyerang gw bersembunyi dibalik salah satu sisi tembok, ketika ia masuk saat itu juga gw coba menyerang. Namun tidak terlalu efektif, sekarang kami berhadap-hadapan. Berpikir, gw loncat, nunduk, terus handap kepalanya pakai tongkat. Langsung saja gw melompat tiba-tiba, ia mungkin sedikit kaget dan langsung mengangkat senjatanya. Menunduk tiba-tiba, dan saat ingin memukul.. DOR! Sebuah peluru riflenya menghantam bagian perut atau bagian bawah perut (bukan kaki). Uuh, rasanya gak terasa apa-apa. Mati rasa gw.. Kemudian hilang keseimbangan berdiri, gw seperti posisi bertekuk lutut dan mencoba menghantamkan kembali namun "useless" karena tiba-tiba sebuah peluru menghantam dada/kepala gw. Berakhir sudah, gw tiba-tiba berasa gelap.. gelap gulita. 

     Tidak terasa apa-apa, tidak terdengar suara, tidak terasa bernafas, sunyi gelap dan tidak panas tidak dingin, betul-betul hampa. Saat itulah gw terucap la ilaha illallah 3x. dan kemudian mengucap syahadat kemudian semua kejadian berputar muncul hilang dipikiran khususnya kejadian hari itu disekolahan, dirumah saat gw salah dilangkah pertama sewaktu berhadapan dengan no.C (yang gw rasa, pengalaman dengan senjatanya). Menyesal karena gw tidak punya senjata api untuk membalasnya..

      Kemudian gw sedih, karena kejadian itu gw gak berhasil melindungi Ibu gw yang munkin saja tidak lama kemudian Ia menyusul gw. Sedih (nangis sebenarnya). Pasrah lah saja.... Tidak lama kemudian, gw berfikir ini kah mati? mencoba menghiraukan dan berontak, ingin bangun kembali dan membalas no.C dan no.B tiba-tiba gw menyentak!! Brak!(bunyi kasur) gw langsung terbangun dari mimpi ini (dari posisi telentang waktu tidur, terbangun dengan posisi mau berdiri di kasur). (''^_^ )>

      Lega karena gw masih bernafas dan waktu menunjukan pukul 3-an pagi. Tapi tetep kesel karena gw ga berhasil melindungi Ibu.. Ngomong-ngomong ini kali ke-2 nya gw mati. Yang pertama saat gw ditanya di alam kubur (jelas udah mati dong) dan yang kedua gw mati karena tertembak 2 kali. Gw takutnya ini berhubungan di suatu saat nanti kedepannya. Jangan sampai ya?!! 

Langsung nulis ini entri dari jam 1/2 4 pagi sekalian nunggu shubuh. Ga pengen tidur lagi..

"note: 1 hal yang jelas, teman-teman yang sering mengolok orang itu gak akan pernah teridoi maaf dari gw karena gw mati saat itu sebelum mereka meminta maaf."


Lupa ditambahkan, kenapa sipencuri tidak mengambil barang-barang lainnya. Gw rasa karena motif mereka itu kan uang, dan perhiasan yang notabene ukurannya lebih kecil dan tidak menarik perhatian daripada co: membawa TV yang ukuran 21" atau lainnya yang mencolok. Dan mengapa mereka datang hari itu, karena keluarga kami pergi berhari-hari jadi kemungkinan setiap hari maling-maling itu menyatroni rumah sambil mencari tujuannya (uang/perhiasan).

Kamis, 23 Juni 2011

special about "School Rumble"



Assalamualaikum Wr.Wb,

Hehe, penulis kali ini langsung nulis aja ya!

School Rumble. Siapa coba yang nulis ini buku?? yup siapa lagi selain Jin Kobayashi!!


Komik yang satu ini itu bercerita tentang anak-anak sekolah menengah atas yang bagaimana ya... hm(bingung jelasinnya). Seperti anak-anak lain dah, ya seputar tentang cinta sih emang. -__-

Tapi berbeda, di komik ini saya rasa semua kalangan dapat dengan enjoy membacanya (kecuali anak -10thn saya rasa). Oke deh lanjut-->

Bermula dari pertemuan seorang anak nakal bernama Harima Kenji dengan seorang gadis Tsukamoto Tenma, sewaktu pertemuan itu Harima jatuh cinta terhadap Tenma. Hingga membuat ia bertekad untuk menyampaikan perasaannya. Harima yang tadinya anak nakal/berandal berubah menjadi murid yang rajin disekolahnya, sekolah yang sama dengan Tenma(sekolah Yagami) dan kelas yang sama dengan Tenma tentunya 2C(karena mengejar cinta, \laugh). 

Namun tanpa disangka ternyata Tenma jatuh cinta terhadap seorang murid lain yang bernama Karasuma Ooji. Ya! dimulailah School Rumble!, dimana berawal dari cinta segitiga antara Harima, Tenma, dan Karasuma(yang selalu tanpa ekspresi).

Kehidupan sekolah menjadi sangat ramai tentunya dikelas 2C, bahkan di sekolah Yagami. Masa SMA seperti ini like a heaven banget dah.. ckck. jor-joran

Meski buku ini banyak memunculkan komedi-komedi yang kelewat "parah nalarnya", tetapi seperti dasarnya yaitu mengenai Cinta, so I recommended this book for you all. 

Cause behind all the silliness there is a real seriousness. Enjoy read it~ \smile

if you want to read this comic via website, i rec. you this one:


But still. Read from web, some special story isn't shown here

My favorite character is Kyousuke Imadori, my favorite lifestyle is Hayato Tani?, spirit favorite is Harima Kenji

search for Wikipedia, School Rumble Character:


Hayato Tani, i called him "Monster"

Kyousuke Imadori "Hummingbird"


Harima without any
Harima with sunglasses, bandana, musthace


sumber gambar : google

Thx for read, read more thread in this blog \smile

Selasa, 14 Juni 2011

Everything have the way

Hello guys, how are you?

I'm really really dozy now, so make this fast. Check it out~  (--__--)..zZ

Everything have the way.. Nggak tau deh bener nggak itu judulnya, kayanya sih salah. Abis bingung mau nulis "Semua Ada/Punya Jalannya" pake en. Semoga aja bener..

Kali ini penulis mau sedikit share selama ini bahwa ternyata semua itu memang ada jalannya.. Jangan ditanya apa jalannya, yang pasti ada. Ide menulis post kali ini ada sewaktu penulis menonton acara di televisi tadi pagi.

Setelah penulis menonton acara tersebut tiba-tiba penulis teringat tentang semua yang pernah terjadi, yang menurut penulis agak lucu juga karena "ada aja". Well biar gak makin bingung baca bawah.

SD
Sewaktu penulis SD penulis itu suka sekali sama yang namanya main, ngelayap tiap hari maenan sama temen-temen sampai Ibu penulis sering melarang penulis keluar bermain. Namun namanya juga anak kecil, gak bisa nahan sama yang namanya main bareng temen-temen. Seperti biasa pintu rumah dikunci dan kuncinya diumpetin atau nggak dipegang orang rumah lain. Karena gak bisa keluar lewat pintu, penulis biasanya kabur lewat jendela (semua jendela di tralis lho). Hanya bermodalkan sela antara besi dengan besi sepanjang 20cm, penulis bisa menyelip keluar tiap hari.(tidak ada yang menghalangi)


Semakin jadi maennya waktu SD penulis pernah dipancing dengan siomay. Ya penulis kecil memang seneng juga sama makanan ini, jadi ceritannya Ibu penulis membeli siomay sepiring terus nawarin penulis. Penulis tidak menolaknya dengan senang hati, tetapi lucunya sepiring siomay ini diletakan didalam kamar. Penulis langsung aja kena perangkap, begitu masuk kamar menyantap siomay dengan menggunakan garpu dengan lahapnya, tiba-tiba.. Grek, crek! Pintu kamar dikunci dari luar. (waduh...) begitu pikir penulis saat itu.

Setelah menghabiskan makanannya, penulis mencoba mencari jalan keluar dari sini. Melihat sekitar, jendela tralisnya kecil dan besinya keras, pintu dikunci, selain itu ga ada lagi. Mikir sebentar, tiba-tiba penulis ada ide. Gimana kalo pintu kamar penulis jebol? selang waktu mikir bukanya pakai apa, dan ingat jangan sampai pintunya rusak juga, karena gak mau dong pintu kamar gak bisa dipakai lagi. Akhirnya penulis yang hanya menggunakan 1 garpu berhasil menjebol pintu kamar dengan waktu tidak lama(maaf, caranya tidak dapat diberitahu karena dapat berbahaya bagi sebagian orang).


Ujian Nasional SD, gak inget dimana tanggal berapa dsb.
Yang jelas hari itu kami anak-anak SD test untuk melanjutkan ke SMP negeri yang dipilih. Disini entah beruntung atau ajaib entah mengapa gw salah buletin angka? atau memang terjadi kesalahan di memprosesan?? penulis menuliskan angka 81, 272, 157. Entah darimana hasilnya menunjukan penulis diterima di 257..?? (Namun penulis bersikukuh menghitamkan angka 1 dikertas) Syukur alhamdulillah tenyata setelah dicek sepertinya nilai penulis tidak ada yang mencukupi nilai dari ke-3 SMP tersebut yang sebelumnya dipilih (penulis dari SD Bekasi, yang memang bangkunya dibatasi hanya sedikit untuk diterima SMP Jakarta. Otomatis nilai yang diterima hanya nilai yang +++). Entah darimana, yang jelas sekali lagi "Everything Have The Way". SMP penulis juga enak-enak aja ah..


Hari Minggu, waktu SMA kelas 3.
Tepatnya dihari itu penulis baru mandi siang hari bolong. Waktu itu dirumah hanya ada Orangtua penulis yang ingin berangkat menghadiri sebuah acara dan penulis tentunya. Sedang asiknya mandi (sebenarnya sedang malas-malasnya mandi, bisa 1/2 jam lebih) ternyata pintu kamar mandi dikunci dari luar oleh Orangtua penulis, namun waktu itu penulis tidak menyadarinya karena sedang mandi (nyalain air as berisik + lagi beler dikamar mandi). Orangtua penulis pun akhirnya berangkat pergi, dimana waktu itu penulis masih mandi. Jadi resmi sudah penulis sendiri dirumah. Jelang beberapa waktu, selesai mandi penulis ingin keluar dari kamar mandi. Pintu yang dicoba dibuka ternyata tidak bisa dibuka..! (jelas dikunci dari luar). Panik mau teriak minta tolong tapi mikir, masa kekurung waktu rumah kosong? (dikamar mandi lagi, make handuk doang) kaya orang tolol. Akhirnya penulis mengurungkan niat, dan mencoba kembali pengalaman penulis waktu SD. Berbekal dengan sebuah sikat gigi dan sikat badan, penulis berhasil keluar tanpa merusak pintu kamar mandi beserta penguncinya. Kemudian menelpon Orangtua penulis dan mengomelinya.

Lulus SMA, kali ini waktu mau SNMPTN
Dimana waktu itu semua orang membuat SKHUNnya untuk ditunjukan sebagai tanda bukti persyaratan mengikuti ujian SNMPTN (sebenarnya ijazah tetapi bisa itu sebagai gantinya kalau ijazah belum keluar). Semua orang sudah memesan SKHUN jauh hari sebelumnya, namun penulis yang memang nggak bisa bangun pagi (siang atau sore waktu liburan, bahkan kadang malem lagi). Hingga hari -1 ujian dilaksanakan, seorang teman penulis me message penulis menyanyakan "sudah membuat SKHUN?" Otomatis penulis jawab, "buat apaan?" (lupa, bego banget). Singkatnya malam hari penulis langsung kesekolah meminta diproses, akhirnya berhasil selesai pagi-pagi sekali, hanya beberapa jam menjelang ujiannya dilaksanakan. Thx untuk teman yang memberitahu, dan teman yang membantu lainnya, dan yang pasti kepada Allah SWT.

Entah bagaimana, namun sepertinya sifat penulis yang memang "ada aja" ini diturunkan dari Ayah penulis.


Liburan Lulus SMA
Waktu itu Ayah penulis seperti biasa berangkat kekantornya dengan Ibu penulis menggunakan mobil. Karena hanya berdua otomatis mereka duduk didepan (gak punya sopir). Sesampainya pulang kerja dirumah, Ayah penulis hendak mengunci stang/setir dengan kunci stang (yaiyalah masa diiket pake rantai kapal??). Setelah mengunci stang, menutup pintu, kemudian kunci otomatis terpasang. Mengecek semua pintu terkunci dan jendela tidak ada yang terbuka, Ayah masuk kedalam rumah. Begitu melihat kunci yang dipegangnya, ternyata ini adalah kunci dari kunci stang. Ternyata kunci mobil dengan remote kunci otomatisnya tertinggal didalam, beserta kunci-kunci cadanganya. Entah bagaimana, tidak berapa lama mencari jalan keluar ternyata salah satu jendela pintu tidak tertutup.. (aneh). Ya sudah dengan membuka kunci pintu secara manual dari jendela, akhirnya kunci mobil yang masih bertengger didalam berhasil diambil.


Semua ini terpikir untuk diceritakan karena penulis terpikir, setelah menonton acara di stasiun TV tadi pagi tepatnya sebuah acara keagamaan yang menceritakan ilmu Iman, atau percaya. Singkatnya bahwa kita itu harus percaya, percaya kepada Allah SWT maka akan ada jalan keluarnya. 
Yah penulis si ambil tema pasti ada jalannya aja untuk membuat entri kali ini. \smile

Tapi thx udah mampir, silahkan baca entri lainnya ya buat yang baru kali ini mampir. Thx, see ya~

(mau tidur dulu, hehe)

Minggu, 05 Juni 2011

Obsesi (part 1) #1

Dulu gw terobsesi banget sama yang namanya Dinosaurus, mulai dari bukunya ceritanya filmnya sampai kesemuanya. Well, check it out!

     TK? Atau sebelum TK? Yang jelas itu pertama kalinya gw lihat Dinosaurus, bermula dari film berjudul  "Jurassic Park" gw pertama kali melihat Dinosaurus. Entah apa yang membuat gw tertarik dengan mahluk ini, tetapi dari sini kemampuan menggambar gw bertambah. Setelah melihat mahluk ini (menonton lebih tepatnya), gw langsung mencoba menggambarnya, menggambar dan terus menggambar, bahkan belajar dari Bokap yang memang bisa menggambar. Ketertarikan gw sama Dinosaurus ini berkembang hingga kepada wujud Naga en: Dragon. Sosok ini yang menjadi mahluk mitos favorite gw dimanapun.

     Berhubung dengan Dinosaurus waktu dulu saat kecil, gw pernah meminjam buku gambar mengenai Dinosaurus yang dilengkapi dengan penjelasan umumnya. Gak inget bukunya terbitan mana yang jelas buku itu berseri, dan gw punya sebagian seri buku itu. Buku yang gw pinjem adalah seri pertama, di seri itu dikemas sejumlah mahluk-mahluk hidup di era Mesozoik tepatnya periode Triassic awal dan akhir. Di salah satu mahluk itu ada yang bernama Coelurosauravus, sejenis kadal bersayap yang mirip dengan mahluk bumi saat ini (entah sudah punah belum). Ya, mahluk itu adalah Flying Dragon atau yang untuk orang Indonesia umumnya disebut Cekiber (kurang tahu deh di wilayah lain disebut apa). Jadi begini ceritanya:

     Waktu pulang sekolah masa SD, gw lewat jalur biasa pulang dari sekolah namun waktu itu siang-siang ada sesuatu terbang (melompat) dari pohon ke pohon. Karena merasa pernah melihat sosok mahluk tersebut, rasa penasaran muncul dan ingin melihatnya secara langsung. Maka jadilah, gw melakukan pengamatan mahluk tersebut di kebon selama beberapa hari. Dan setelah pengamatan gw menyadari bahwa mahluk itu mirip dengan sosok Coelurosauravus yang sudah punah beratus juta tahun yang lalu. Karena waktu itu masih SD, pikiran gw sederhana bgt. Cekiber gw kira adalah salah satu Coelurosauravus yang masih tersisa hingga saat ini, maka cuma satu pikiran gw saat itu. Tangkap! Siapa tahu jadi penemuan besar buat Sejarah manusia dan gw menjadi terkenal dengan penemuan itu (kebanyakan baca buku paleontologi).

     Setelah beberapa kali pencarian tidak ketemu juga, siapa sangka seorang teman menemukan bangkai Cekiber mati di dekat rumahnya. Segeralah gw kesana dan dengan senang hati mengambilnya dengan menceritakan anggapan gw bahwa cekiber itu living fosil yang masih ada, layaknya Komodo yang melegenda keturunannya. Bangkai cekiber gw masukin kedalam plastik, gw iket plastiknya biar kedap udara dan berharap bau bangkai tidak tercium saat disimpan (waktu itu mau membuat cekiber mati ini sebagai fossil, percobaan pembuatan fossil gw yang pertama dan mungkin akan jadi yang terakhir).

     Berselangnya waktu, entah kemana bangkai Cekiber tersebut. Sudah tidak berbekas bahkan dalam ingatan memori gw. Tapi satu hal yang pasti dalam pembuatan fosil gw ini, mayat gak akan cepat busuk kalo terhindar dari udara karena udara mempercepat proses pembusukan (sebenarnya bakteri yang terbawa di udara itu). Yah namanya juga masih SD kelas berapa itu, 1 apa 2 gw pulang siang hari dari sekolah.

     Terakhir, Dinosaurus memang merupakan salah satu hal penting yang membuat gw terobsesi karenanya. Karena berkat ini gw dapat menggambar lebih baik, mempelajari hal-hal yang buat anak seumur gw gak biasa, bahkan membuat gw menambah kreatifitas karena waktu itu gw sempat membuat buku-buku kecil dengan penjelasan umum Dinosaurus yang gw tahu dari TV, buku yang gw sertakan dengan mini-game mini-game dengan pemikiran mencari keuntungan dengan menjual buku tersebut (seperti yang gw tahu sekarang, buku itu menjadi buku ilegal kali ya kalau tersebar luas di masyarakat? / Siapa juga yang mau beli? \laugh). Dan waktu itu gw pernah bercita-cita menjadi Paleontolog terkenal, khususnya di Indonesia. Karena Indonesia sama sekali tidak ada penelitian pencarian fossil Dinosaurus sama sekali, kebanyakan manusia monyet-manusia monyet yang jujur gw ga akan pernah percaya moyang gw monyet. Karena moyang gw itu ya manusia, Adam dan Hawa.

Oh iya ini foto cekiber gw cantumin ye, sebagai kenang-kenangan masa kecil gw

sumber: google
Di Indonesia, cekiber ini kayaknya bernama
Draco Sumatranus
(padahal gw nemunya di Bekasi lho, rumah gw. -__- ")
(Dijawa juga banyak, dikampung gw di jawa barat / tengah)




            **JANGAN LUPA MAMPIR**
         **DAN BACA POST LAINNYA**

                   *TERIMA__KASIH*

Jumat, 03 Juni 2011

Gila kali pagi ini..!

Hello guys, penulis kali ini mau menulis darurat pengalamannya pagi hari tadi.

Bermula dari malam hingga pagi tadi (sebelum adzhan shubuh) penulis sedang bergadang hari ini, sedang Ibu penulis waktu itu sedang membereskan pakaian-pakaian yang habis dijemur kemarin.

Dikarenakan lelah penulis ingin beristirahat(tidur), tetapi tiba-tiba adzhan shubuh berkumandang. Namun, dikarenakan rasa lelah penulis berniat istirahat terlebih dahulu 1/2 jam baru melaksanakan sholat shubuh.

Seperti layaknya orangtua yang baik, Ibu penulis menyuruh penulis sholat terlebih dahulu baru tidur. Namun penulis tidak setuju dengan alasan lelah. Karena tidak tertahankan akhirnya penulis terlelap beberapa menit setelah terbaring di tempat tidur di kamar. Sedang diluar kamar, Ibu penulis masih sibuk dengan kegiatannya dan Ayah penulis sudah berangkat ke Musholla untuk sholat berjamaah.

Dalam tidur
Penulis bermimpi, di mimpi itu kami (Penulis, Ibu penulis, dan beberapa orang yang tidak jelas perwujudannya) sedang tertawa seolah menertawakan hal lucu yang habis dibicarakan, dan lokasinya seperti di suatu jalan. Tiba-tiba dari seberang/kejauhan ada seseorang datang kemari, orang itu tidak memperhatikan kami yang sedang tertawa, tidak sama sekali terlihat ekspresinya dan sama sekali berbeda perwujudannya* meski mirip seorang perempuan. Karena sudah dekat dengan kami, kami yang sedang tertawa melihat kearah perempuan itu dengan heran, karena arah berjalannya seolah tidak melihat kami yang berada didepannya dan seperti ingin menabrak begitu saja. Semakin dekat semakin dekat, tiba-tiba perempuan itu menabrak Ibu penulis tanpa ragu!. Aneh, ya itu kata yang terucapkan penulis saat menyaksikannya. Perempuan itu menghilang didalam tubuh Ibu penulis/ seperti masuk kedalam tubuhnya, dan tiba-tiba sesuatu keluar dari Ibu penulis. Ya itu mungkin semacam roh atau jiwa Ibu penulis, dan perwujudan** dzatnya sama dengan perempuan tadi. Spontan melihat keluarnya roh tersebut, sebelum seutuhnya bagian tubuh keluar, penulis segera menjulurkan tanganya ingin memegang tubuh Ibu penulis dan berteriak.

Gambar


Tiba-tiba.. syat!
Penulis terbangun dari tidurnya dengan posisi tengkurap, kepala sedang menghadap kekanan, sedang tangan kanan menjulur kedepan (ke arah atas tepatnya kalau berdiri) sedikit. Setelah menyadari bahwa itu mimpi, penulis ingin bangun dan segera sholat shubuh. Namun siapa sangka, penulis tidak bisa bergerak&berbicara sama sekali. Mata penulis pun yang saat itu terbuka tidak bisa digerakan satu sudut sekalipun kecuali melihat kearah tangan kanan terjulur seperti di dalam mimpi.

Penulis coba berteriak(Anjing! gw gak bisa gerak..!) namun tidak bisa terucap, mulut penulis tidak bisa terbuka dan tidak sama sekali keluar suara sedikitpun. Seperti contoh kita menghembus nafas dengan tenaga kencang lewat hidung(biasanya pasti akan terdengar hembusan udara) atau ingin berbicara dengan mulut tertutup(biasanya akan terdengar suara dengung ditenggorokan yang berasal dari pita suara).

Menyadari ada yang tidak beres, penulis panik. Diluar kamar masih terdengar suara Ibu penulis sedang mengerjakan pekerjaan rumahnya. Karena tidak dapat berbuat apa-apa penulis segera mengucap kata Allah, Allah, Allah.. kemudian istigfar, dsb. di dalam hati. Tidak berapa lama, seperti ada sesuatu di tubuh penulis yang lepas/pergi. Dan tiba-tiba penulis dapat menggerakan bola matanya kembali. Merasa lega penulis mengucap Alhamdulillah, dan tiba-tiba Ibu penulis membuka pintu kamar dan meminta penulis bangun untuk sholat. Dengan senang hati penulis bangun. :)

*) wujudnya fisiknya berbentuk manusia, bahkan manusia perempuan asli namun dengan wujud yang berbeda tidak se hidup manusia, ia satu warna dengan warna agak kegelapan dan tidak jelas, seperti bayangan dan sedikit bertembus pandang. Rambutnya panjang dan teruntai kebawah (mungkin seperti kunti kali ya tapi agak invicible dan monotone)

**) wujud fisiknya jelas Ibu penulis, namun warnanya sama dengan perempuan tadi kegelapan dan sedikit tembus pandang

Kisah nyata, tanpa rekayasa. Tanpa ada maksud apa-apa, hanya ingin menuliskanya. Apabila ada hal yang kurang dari tulisan ini, penulis minta maaf. Karena hanya Allah yang Maha Mengetahui lagi Maha Sempurna. Terima Kasih

Mampir baca post lainnya kalau bisa. \smile