Selasa, 29 Mei 2012

Gw - Kecil


Gw
Ya gw
Gw hanyalah seorang manusia biasa. Bukan anak raja, presiden, atau apapun.
Gw hanyalah anak seorang manusia.

Dalam hidup gw selalu dipenuhi dengan berbagai rasa, mulai dari rasa senang sedih marah tertekan dan lain sebagainya, tapi gw sadari itu adalah bagian dari manusia yang disebut perasaan.
Allah menciptakan manusia dengan perasaan, tapi bukan berarti kita harus berbangga hati akan hal itu.

Masa kecil gw habiskan dengan bermain dan belajar, menurut gw masa ini adalah masa dimana surga dalam dunia yang sesungguhnya
Tidak ada tekanan baik dari perseorangan, kelompok, atau lingkungan.

Masa kecil gw
Sebelum gw sekolah orangtua gw senang mengajari gw, muski gw sekarang udah nggak ingat pasti
tapi gw masih ingat saat gw TK atau sebelum TK gw pernah dibelikan kamus B.Inggris bergambar
Gw belajar menggambar yang diawali dengan terobsesi sosok Dinosaurus di film Jurassic Park, gw minta diajari Bokap cara menggambar
Gw belajar menghitung tambah kurang dari keluarga gw, serta gw belajar membaca juga.
Sebelum TK itu sudah menjadi basic gw. Jadi gw nggak bingung dengan tambah kurang angka ratusan waktu itu
Perlu diingat hal itu bukan hal yang membanggakan. Disini gw hanya menulis apa yang benar, jadi kalau anda merasa
diri anda bisa lebih dari itu silahkan saja. Gw nggak membanggakan diri gw disini

Awal gw masuk sekolah TK adalah karena teman bermain gw semua sudah mulai sekolah, akhirnya Nyokap nanya ke gw
'Dhan, kamu mau sekolah?'
'Ya, sahut gw polos'
Akhirnya gw bersekolah dengan usia yang masih terlalu muda 1 tahun karena gw TK cuma 1 sesi, bukan 2 sesi seperti yang seharusnya

Kehidupan TK gw adalah saat bahagia, mengingat sebenarnya diluar sana terjadi berbagai macam peristiwa (1998).
Hal yang gw ketahui adalah gw datang ke TK, bermain, bercanda, belajar, dan yang paling gw senang adalah menggambar.
Dalam TK ini muncul pertama kali gw senang atau suka dengan lawan jenis, dikarenakan saat gw masuk sebagai anak baru
dimana kegiatan TK sudah dimulai, ada seorang cewek. Ia membela gw dari anak-anak lain.
Well, mungkin terlalu cepat? mengingat usia gw masih 4 tahun

Setelah selesai TK gw masuk SD Negeri, SD Negeri ini berada di perumahan dekat rumah gw.
Disana pada awalnya gw ditolak karena usia yang masih terlalu muda; namun berkat negosiasi yang agak lama akhirnya gw diterima (keluarga kami tidak main 'pelicin')

Disini kehidupan dimulai sebagai seorang anak biasa, dimana didalamnya belajar, bermain, bercanda, ribut ala anak kecil, suka-suka-an, dan semacamnya.
Banyak hal dari SD yang akan sulit ditulis disini, namun satu kebanggaan yang gw raih adalah saat mengambil nilai Olahraga.

Waktu itu kelas 6 SD, kami sudah diajari untuk membuat sistem kompetesi dalam olahraga (bola).
Kami disuruh membuat kompetisi sendiri, bermain sendiri. Disini menurut gw diuji suatu Kesadaran dan Tanggung Jawab dari seorang Individu, karena kita harus menerima hasil apapun dalam kompetisi. (tanpa diawasi guru)

Gw yang dulu sering masuk tim bola anak-anak kelas (allstar), mulai tidak dipakai sejak kelas.. Hm.. gw nggak inget antara 3-4-5 SD.

*Flasback soal tim all star:
SD gw tiap tingkat terdapat 3 kelas, yaitu: A,B,C kecuali kelas 6 yang hanya A,B
GW dari dulu nggak pernah mendapat tingkat Grade atas, mungkin karena faktor usia? banyak kelas C usianya muda.

Dikelas, sering diadakan permainan bola dan gw dikenal sebagai kidal.
*Tidak sebenarnya, gw nggak kidal. Gw belajar bola karena gw terobsesi pesepak bola idola gw: R.Carlos dari Brazil dan Zinedine Zidane dari France
-Gw bermain dengan kaki kiri (R.Carlos) tendangan Fav. gw Banana Shoot.
-Gw kagum dengan Zidane akan kepemimpinannya didalam lap. sehingga gw mengaguminya, tendangan andalan gw Volley kaki kiri seperti yang pernah dilakukan Zidane disalah satu pertandingannya membobol gawang lawan.

OK, ini ttg kompetisi mandiri juga kelas 3/4/5 itu.
Saat akan membentuk tim yang beranggotakan 5 orang, semua ingin dong masuk tim allstar kelas.
Mengingat tim allstar 11 orang lebih (bola yg sebenarnya) dan karena anggota untuk kompetisi 5 orang, jadi mereka membentuk tim yang terdiri dari striker2 kelas dan kiper kelas.

Gw kebagian sisa, gw nggak dibutuhin.
Disanalah gw merasa, ternyata menjadi orang yang dibuang itu seperti ini.
Maka gw membentuk tim 5 orang dari yang tersisa.

Play and Play, Tim allstar malah kalah terus. Yaiyalah isinya striker smua, ya maruk2 nggak ada kerjasama antar tim. Semua berinisiatif membuat gol
Berbeda dengan tim kami yang berhasil menang..
Hingga mereka melihat 1 dari ujung tombak kami(striker) direbut oleh mereka.
Kecewalah tim, karena melihat jawaban sang ujung tombak yang memilih kesana.
Akhirnya tim kalah dengan drama pinalty melawan kelas lain.

-- -- -- -- -- 
Back to sixth class

Well, gw yang udah mulai jarang bermain dengan allstar karena gw kecewa akan hal yang terjadi dimasa lampau.
Gw memilih membentuk tim sendiri, gw ambil anggota dari anak-anak main gw yang mulai dibentuk kelas 6 ini.
Ya, mereka adalah anak-anak game.. Mereka pecinta game PS, YuGiOh TCG (gw pelopor dikelas), PC, dll. Serta ditambah 2 orang yang tidak diterima tim lain
Karena menurut gw mereka:
1. yang satu ini terobsesi G.Batistuta, cuma bedanya dia maruk dan ujung2nya bikin repot makanya dibuang
2. yang satu ini gendut dan pake kacamata, karena gendut maka susah gerak. Sehingga dibuang

Gw rekrut dengan 1 syarat, kita bermain Team. Kemampuan perorangan tidak dilihat disini, kalo ada yang mau main sendiri gak diterima.
Anak game serempak OK, karena memang kami udah solid. Sisanya ok, mungkin karena ingin mendapat nilai untuk Olahraga dan lain2.
Sedang tim Allstar kelas tetap seperti sebelum2nya

*Anak game kami mempunyai kodename masing2, diantaranya:
-As(ini ada hub.nya sama cewek yang dia taksir, gw nggak inget alasannya)
-Ati(aslinya hati. Heart. Tapi terlalu feminim shingga dirubah. ini juga sama kaya As)
-Koran(anggota paling baru, dijuluki karena nama orangtuanya mirip nama koran)
-Dago(aka Dragon, pecinta Naga. Ya ini gw.. Setelah terobsesi dengan dinosaurus, sekarang gw beralih ke naga)

**Anak sisanya gw kasih sebut Yo untuk yang gemuk dan Panjul yang satunya
Back to kompetisi:
posisi serang diserahkan ke Koran dan Ati
posisi back diserahkan ke Panjul dan As
Kiper diserahkan ke Yo
Gw diposisi cadangan, di awal main gw ngeliat dulu gimana cara bermain. Biasanya sih gw gantiin Panjul kalo dia mulai keluar maruknya

Sepanjang kompetisi Tim kami menang beruntun, berbeda dengan tim all-star yang akhirnya kalah karena sering kalah di penyisihan
-Gw masih inget tampang mereka ngeliat orang-orang buangan bisa lolos penyisihan

Permainan terus berlanjut. Seperti yang diperkiraan musuh terberat adalah allstar dari kelas lain yang memang skill ind.nya jago dan bermain tim
Yo, yang pernah sekelas dengan mereka terlihat mentalnya sudah lembek, di takut akab lawannya.

Terus berlanjut hingga sampailah kami dipertandingan final
Ya, tim buangan gw melawan elit allstar kelas lain(berlebihan nggak sih?)

Khayalan gw saat liat kiper gw berasa, dia udah mau lari dari gawang sambil ngompol. Panjul masih ngotot mau jadi penyerang. Ujung tombak gw ceria karena bisa jebolin. Sedang gw masih stabil, tapi As sudah kecapean.

*Taktik play yang sering dipakai yaitu posisi 2-2. 2 serang 2 def
kalo ada Panjul biasanya jadi 2-1-1. karena dia sering kabur kedepan.
Kalo gw biasa make operan langsung, kasih umpan lambung dari belakang. Biar u.tombak gw beringas didepan, gw sama As jadi tembok solid karena kiper gw meski punya keuntungan tubuh besar, dia rapuh pertahanannya(baca:lambat)

**Gw serasa seperti bung Karno. '100 orang hanya bermimpi, tetapi Berikanlah aku 10 pemuda maka aku akan mengguncang dunia!', kalo gw 'Allstar kelas itu cuma bualan, beri gw 5 orang terbuang maka gw akan mengguncang angkatan!'

Final, permainan keras. Semua anak kelas 6 menonton, hingga akhir permainan akhirnya kami kalah dan hanya mendapat gelar posisi 2nd.
-gw bangga karena dengan ini gw membuktikan gak semua yang bagus itu baik, karena yang baik itulah yang seharusnya bagus. We shake hand after match and smile each other.
Anak2 allstar gw rasa merasa kesel, karena sampah bisa meraih posisi 2nd. Secara anak game banyak yang nggak pernah diajak main bola kecuali gw, Ati.

Dan dalam memperebutkan juara 3, salah satu tim meminta jasa gw untuk membantu mereka. Well gw terima karena gw udah resmi 2nd.. Soal menang gak menang bukan kuasa gw lagi, karena itu tim mereka strategi mereka, cara mereka.
Itu adalah prestasi yang paling gw banggakan hingga saat ini. Ya.. membawa orang buangan menjadi juara. :')
--------------------------------------------------
--------------------------------------------------

Oh iya, gw bukan penulis-penulis yang suka pembetulan gw yang betul itu adalah 'gue' .. Ini ciri gw sndiri menggunakan 'gw' . Terus juga tolong bedakan alay sama orang salah pergaulan.
Banyak alay yang disalahkan dalam hal-hal yang ngga ada hubungannya dengan layangan. Alay itu orang yang seneng layangan.. jadi kalo ada pameran layangan yang gede2 dari luar negeri itu berarti anak alay dunia berkumpul.
Beda sama anak salah gaul yang rambutnya kaya ayam metal. nulisnya aneh gde kecil campur angka.. mending kalo itu kode. Pake clana dibwh pantat. Yah bayanginnya aja udah males gw. See ya ~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar